Tukangan - Layanan Tukang Profesional
Senin, 25 Mei 2026
NEWS
Tukangan.com — solusi renovasi tanpa repot, pengerjaan rapi dan garansi kerja
BANGUNAN TIPS

Tips Pasang Keramik agar Tidak Kopong dan Retak

Pemasangan keramik yang terlihat sederhana sebenarnya membutuhkan proses yang tepat. Jika dilakukan asal-asalan, keramik dapat berbunyi kopong, terangkat, atau retak meskipun bangunan belum lama digunakan.

Tips pasang keramik lantai rumah
Pemasangan keramik perlu memperhatikan kondisi lantai agar hasilnya tidak mudah kopong atau retak. (Foto: Kompas)

Ahli konstruksi Davy Sukamta menjelaskan bahwa cara memasang keramik perlu disesuaikan dengan jenis lantainya, apakah lantai dasar atau lantai tingkat.

Untuk lantai tingkat, pemasangan keramik sangat dipengaruhi oleh perilaku struktur beton. Salah satu kesalahan yang kerap terjadi adalah memasang keramik terlalu cepat setelah pengecoran lantai.

Davy menyarankan agar pemasangan keramik dilakukan setelah beton benar-benar melalui proses alaminya. Untuk lantai beton bertingkat, jeda ideal disebut lebih dari empat minggu.

Waktu tersebut dibutuhkan agar struktur beton mengalami proses susut, rangkak, dan deformasi terlebih dahulu. Setelah lebih stabil, barulah keramik dipasang agar hasilnya lebih tahan lama.

Sementara itu, pemasangan keramik di lantai dasar juga membutuhkan perhatian khusus. Tanah harus dipadatkan dengan baik sebelum diberi lantai kerja beton.

Setelah lantai kerja dicor, pemasangan keramik juga tidak boleh dilakukan langsung. Beton perlu diberi waktu setidaknya dua minggu agar proses susut awal berlangsung.

Pada area dengan tanah ekspansif, perlakuan tambahan diperlukan. Davy menyarankan penggunaan lapisan batu kapur sebelum lantai kerja untuk membantu menyerap kelembapan.

Soal perendaman keramik, perlakuannya bergantung pada kualitas material. Keramik berkualitas baik umumnya memiliki daya serap air rendah, sedangkan keramik yang lebih porous dapat direndam sekitar 15 menit agar jenuh air.

Perendaman bertujuan agar keramik tidak menyerap air dari adukan perekat secara berlebihan. Jika air perekat cepat terserap, daya lekat dapat berkurang dan memicu masalah di kemudian hari.

Selain itu, pemasangan juga perlu memperhatikan nat antar-keramik. Celah nat membantu memberi ruang gerak kecil saat terjadi perubahan suhu atau pergerakan struktur.

Bagi pemilik rumah, memilih jasa pasang keramik sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga. Perhatikan pemahaman tukang terhadap kondisi lantai, jenis perekat, ketebalan adukan, dan finishing nat agar hasil akhir rapi serta tahan lama.

Sumber: Lihat artikel asli

Penulis:
Nandhi Tukangan
Nandhi Tukangan

Ga harus sempurna, yang penting mulai.
Improvise, Adapt, Make it work.

NAVIGASI ARTIKEL

Artikel Sebelumnya
Prabowo Siapkan Anggaran Renovasi Rumah Rp20 Juta
24 hari yang lalu
Artikel Selanjutnya
Tukang Tewas Tersetrum Saat Pasang Keramik
24 hari yang lalu