Tukangan - Layanan Tukang Profesional
Senin, 25 Mei 2026
NEWS
Tukangan.com — solusi renovasi tanpa repot, pengerjaan rapi dan garansi kerja
ATAP DAN BOCOR BANGUNAN RENOVASI TIPS

Warga Solo Rugi Rp56 Juta Saat Cari Tukang Bangunan

Mencari jasa tukang bangunan melalui media sosial memang terlihat praktis, tetapi tetap perlu dilakukan dengan hati-hati. Seorang warga Solo bernama Fauzi mengalami kerugian hingga Rp56 juta setelah proyek pembangunan rumahnya di Mojolaban, Sukoharjo, diduga tidak diselesaikan oleh tukang yang ia temukan melalui Facebook.

Ilustrasi rumah yang gagal dibangun setelah mencari tukang bangunan lewat media sosial
Kasus pembangunan rumah yang tidak tuntas menjadi pengingat pentingnya memilih tukang bangunan secara cermat. (Foto: Kompas)

Fauzi mulai mencari jasa tukang bangunan pada awal Januari 2025. Dari pencarian tersebut, ia menemukan seseorang berinisial MI yang menawarkan jasa pembangunan rumah.

Komunikasi kemudian berlanjut melalui WhatsApp. Untuk memastikan keberadaan pihak penyedia jasa, Fauzi meminta pamannya bertemu langsung dengan MI. Setelah itu, MI datang ke lokasi proyek pembangunan rumah di Wirun, Kecamatan Mojolaban.

Kedua belah pihak kemudian menyepakati kerja sama melalui surat perjanjian. Sebagai tanda jadi, Fauzi mentransfer uang muka sebesar Rp20 juta.

Proyek sempat berjalan, namun MI beberapa kali kembali meminta tambahan dana. Fauzi mengaku telah melakukan transfer sebanyak 12 kali dengan total mencapai Rp56 juta.

Masalah mulai muncul ketika pengerjaan rumah tidak kunjung selesai. Progres pembangunan disebut belum mencapai 30 persen, sementara beberapa bagian bangunan hanya dikerjakan sebagian.

Situasi semakin rumit ketika MI tidak lagi datang ke lokasi proyek tanpa alasan jelas. Upaya menghubungi yang bersangkutan juga disebut hanya berujung janji-janji yang tidak ditepati.

Merasa dirugikan, Fauzi akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Sukoharjo. Ia berharap laporan tersebut dapat ditindaklanjuti agar pihak terkait bisa dimintai pertanggungjawaban.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi pemilik rumah yang ingin memakai jasa tukang bangunan. Media sosial bisa menjadi tempat mencari referensi, tetapi verifikasi tetap wajib dilakukan.

Sebelum membayar uang muka, calon pengguna jasa sebaiknya mengecek identitas tukang, alamat yang jelas, portofolio pekerjaan, testimoni pelanggan, serta membuat perjanjian tertulis yang memuat biaya, progres, jadwal, dan sistem pembayaran bertahap.

Dalam proyek bangunan, sistem pembayaran sebaiknya mengikuti progres kerja. Cara ini dapat membantu pemilik rumah mengurangi risiko kerugian jika pekerjaan tidak berjalan sesuai kesepakatan.

Sumber: Lihat artikel asli

Penulis:
Nandhi Tukangan
Nandhi Tukangan

Ga harus sempurna, yang penting mulai.
Improvise, Adapt, Make it work.

NAVIGASI ARTIKEL

Artikel Sebelumnya
Konstruksi Studio PT Bahary Production: Mewujudkan Ruang Kreatif yang Fungsional dan Estetis
7 bulan yang lalu
Artikel Selanjutnya
Kisah Ato, Tukang Las Panggilan di Bandung
24 hari yang lalu